
Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menjadi pemateri dalam seminar kepemimpinan bertajuk “Leading with Honor: Wibawa Dibangun dengan Keteladanan, Bukan Ketakutan” yang diselenggarakan di Institut Al-Ma’tuq, Jalan Kadudampit KM 3, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.(Kamis,29/10/2026)
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 santri putra tingkat SLTP dan SLTA Pondok Pesantren Al-Ma’tuq. Seminar ini bertujuan meningkatkan wawasan kepemimpinan, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan keteladanan kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala Yayasan Al-Ma’tuq, Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dandim 0607/Kota Sukabumi yang telah berkenan berbagi pengetahuan serta pengalaman mengenai kepemimpinan dari perspektif militer.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan bagian penting dalam kehidupan. Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mampu menjadi pemimpin sekaligus siap dipimpin.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW menjadi contoh terbaik dalam kepemimpinan, terutama melalui akhlak mulia, keadilan, dan kemampuan menempatkan sesuatu sesuai porsinya.
Ia juga mengingatkan para santri agar mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memimpin, memiliki karakter yang baik, serta bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
Sementara itu, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya berlaku di lingkungan militer, tetapi juga dibutuhkan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk pendidikan, organisasi, dan masyarakat.
Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu merangkul anggotanya, memberikan contoh yang baik, serta menjadi teladan dalam perkataan maupun tindakan. Wibawa seorang pemimpin tidak dibangun melalui rasa takut, melainkan melalui sikap, integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Dandim juga menekankan pentingnya membangun karakter melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten dan berulang. Kedisiplinan yang diterapkan selama menempuh pendidikan di pesantren diharapkan menjadi bekal bagi para santri ketika terjun ke tengah masyarakat.
Selain itu, ia mengajak para santri untuk mulai merencanakan masa depan, menentukan cita-cita, serta mempersiapkan langkah nyata untuk meraih tujuan tersebut.
“Adik-adik harus mulai berpikir ingin menjadi apa ke depannya dan apa saja yang harus dipersiapkan. Lakukan perencanaan dengan baik, kemudian jalankan apa yang sudah direncanakan,” demikian pesan Dandim dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan, keteraturan, dan kedisiplinan dalam menjalani kehidupan. Kebiasaan baik yang dibangun sejak di bangku pendidikan akan membantu membentuk pribadi yang mandiri, terarah, dan bertanggung jawab.
Kegiatan seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara pemateri dan para santri. Antusiasme peserta terlihat saat menyampaikan pertanyaan seputar kepemimpinan, kedisiplinan, serta persiapan menghadapi masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Peltu Darmuji selaku Babinsa Desa Gunungjaya yang mewakili Danramil 0607/Cisaat, Dr. Ade Hermansyah, Lc., M.Pd.I. selaku Kepala Yayasan Al-Ma’tuq, Ustaz Irizwan selaku Humas Al-Ma’tuq, Ustaz Buldan selaku Kepala Sekolah Al-Ma’tuq, serta para santri putra tingkat SLTP dan SLTA.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0607/Kota Sukabumi terus memperkuat pembinaan teritorial melalui pendekatan edukatif dan silaturahmi dengan tokoh agama serta lembaga pendidikan di wilayahnya.
Seminar tersebut diharapkan mampu mendorong para santri untuk menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari, memiliki perencanaan masa depan yang jelas, menaati aturan, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.(Pendim.0607)