You are here: HomeRedaksiBeritaDandim 0607/Kota Sukabumi Hadiri “Sunda Camp 2026”, Pencak Silat Sunda Gaung di Kancah Internasional

Dandim 0607/Kota Sukabumi Hadiri “Sunda Camp 2026”, Pencak Silat Sunda Gaung di Kancah Internasional

Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han. menghadiri kegiatan Seminar dan Workshop Pencak Silat Internasional “Sunda Camp 2026” yang digelar di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath/DPP PPS Aliran Sang Maung Bodas, Jalan Merbabu Perum Gading Kencana Asri Blok G, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Kegiatan budaya dan olahraga tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat hingga mancanegara. (Rabu,20/05/2026) 

 

 

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasdim 0607/Kota Sukabumi Mayor Arm Nanda Supriatna, Panit Binmas Polsek Gunungpuyuh IPDA Sukarno, Ketua IPSI Kota Sukabumi H. M. Muraz, S.H., M.M., Asda III Pemkot Sukabumi H.R. Imran Wardhani, A.Md.LLAJ., S.IP., M.Si., serta pesilat internasional asal Italia Mr. Massimiliano Morandini bersama para atlet silat dan budayawan Jawa Barat.

Kehadiran para tamu undangan menunjukkan besarnya dukungan terhadap pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa,Guru Besar PPS Aliran Sang Maung Bodas, Prof. DR. KH. M. Fajar Laksana, S.E., COM., M.M., PH.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan workshop pencak silat internasional ini merupakan wadah mempererat persaudaraan budaya sekaligus memperkenalkan pencak silat Sunda ke dunia internasional. Ia juga mengapresiasi kehadiran Guru Max dari Italia beserta murid-muridnya yang turut tampil dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Mr. Massimiliano Morandini mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Sukabumi. Menurutnya, kegiatan budaya seperti pencak silat mampu menjadi sarana mempererat persatuan di tengah perbedaan budaya dunia. Ia berharap generasi muda terus menjaga dan melestarikan budaya leluhur agar tetap hidup di masa mendatang.

Ketua IPSI Kota Sukabumi H. M. Muraz, S.H., M.M., menilai kegiatan internasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Sukabumi. Ia menyebut pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga potensi wisata budaya yang dapat mendongkrak citra daerah hingga tingkat internasional.

Muraz juga mengapresiasi Ponpes Al-Fath yang konsisten melakukan pembinaan pesilat muda melalui kegiatan ekstrakurikuler pencak silat.

Dalam sambutannya, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, seminar dan workshop ini bukan hanya menjadi ajang pertukaran ilmu bela diri, tetapi juga sarana memperkuat diplomasi budaya dan persaudaraan antarbangsa, 

Dandim menegaskan bahwa pencak silat memiliki nilai luhur berupa penghormatan, keberanian, persatuan, dan cinta tanah air.

Ia berharap melalui kegiatan internasional tersebut lahir berbagai gagasan dan kolaborasi positif dalam bidang prestasi, pendidikan, budaya, hingga kontribusi terhadap perdamaian dunia, 

Pencak silat juga dinilai sebagai identitas nasional yang wajib diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Mewakili Wali Kota Sukabumi, Asda III Pemkot Sukabumi H.R. Imran Wardhani menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi merasa bangga menjadi tuan rumah kegiatan internasional tersebut. Ia menegaskan bahwa pencak silat Aliran Sang Maung Bodas telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), sekaligus menjadi bukti bahwa budaya Indonesia dicintai masyarakat dunia. Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Seminar dan Workshop Pencak Silat Internasional “Sunda Camp 2026” secara resmi dibuka. (Pendim.0607)