
Kasdim 0607/Kota Sukabumi Mayor Inf Hendra Bagus Arioko menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun Anggaran 2026 dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bertempat di Kampung Tugu RT 02/12 Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. (Kamis,08/01/2025)
Panen raya ini diikuti oleh sekitar 100 orang dan dipimpin oleh penanggung jawab kegiatan Kompol Fajri Anbiya, S.I.K., M.I.K., selaku Wakapolres Sukabumi Kota.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Adrian Satio Budi Utomo, S.H., S.I.K., M.Si., Danramil 0607-01 Sukaraja Kapten Inf Ahmad Amin, S.Pd.I., para Kapolsek jajaran Polres Sukabumi Kota, unsur Forkopimcam Kecamatan Sukaraja, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Kepala Desa Selawangi, PPL Kecamatan Sukaraja, serta anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sukaraja.
Panen raya dilaksanakan di lahan seluas 2 hektare dengan luas tanam 1 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam laporannya secara virtual, As SDM Polri Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa panen raya jagung serentak merupakan wujud nyata komitmen Tni-Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang ketahanan pangan. Pada Januari 2026, total luas lahan yang melaksanakan panen raya mencapai 9.567,21 hektare, dengan luas panen serentak pada hari pelaksanaan sebesar 1.006,84 hektare yang melibatkan 441 kelompok tani.
Capaian tersebut merupakan hasil sinergi kuat antarat Tni- Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan para petani. Berdasarkan hasil panen tersebut, produksi jagung nasional dinilai telah mampu memenuhi kebutuhan domestik. Indonesia pada tahun 2025 telah mencapai swasembada jagung, bahkan Badan Pangan Nasional telah menetapkan kebijakan untuk tidak melakukan impor jagung serta membuka peluang ekspor pada tahun 2026.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan capaian swasembada jagung guna memperkuat ketahanan pangan nasional, menstabilkan harga, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas strategis tersebut. (Pendim,0607)